Taman ISIMU Pacitan, Karya dan Dedikasi yang Mengabadikan Momen Bersejarah Asesmen Lapangan

Foto: Tim asesor bersama pimpinan dan dosen ISIMU Pacitan berfoto di Taman ISIMU Pacitan dengan latar lukisan panorama Pantai Watu Karung karya Ayahanda Drs. H. Ediyanto, M.Pd.I., M.H.I.

PACITAN – Rangkaian kegiatan Asesmen Lapangan Usulan Pembukaan Program Studi Magister Studi Islam di Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan pada 14–16 Oktober 2026 diwarnai momen kebersamaan antara tim asesor, pimpinan, dan dosen. Seusai kegiatan asesmen, mereka berfoto bersama di Taman ISIMU Pacitan dengan latar lukisan panorama Pantai Watu Karung yang menghiasi salah satu sudut lingkungan kampus.

Taman tersebut bukan sekadar ruang terbuka untuk memperindah lingkungan kampus, melainkan juga menyimpan kisah dedikasi, kreativitas, dan kecintaan terhadap ISIMU Pacitan. Desain taman beserta lukisan panorama Pantai Watu Karung berukuran besar yang menghiasi dindingnya merupakan karya Ayahanda Drs. H. Ediyanto, M.Pd.I., M.H.I., selaku Badan Pembina Harian (BPH) ISIMU Pacitan.

Keistimewaan taman ini terletak pada keterlibatan langsung beliau dalam proses pembuatannya. Beliau tidak hanya menggagas dan merancang desain taman, tetapi juga turun tangan mengerjakan taman tersebut serta melukis panorama Pantai Watu Karung dengan tangan beliau sendiri. Dedikasi ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pengembangan lingkungan kampus, sekaligus menunjukkan bahwa gagasan yang baik dapat diwujudkan melalui kerja nyata dan semangat berkarya.

Lukisan panorama Pantai Watu Karung yang membentang di dinding taman menghadirkan keindahan alam pesisir Pacitan ke dalam lingkungan kampus. Perpaduan warna, lanskap pantai, dan desain taman menciptakan suasana yang asri serta memberikan karakter tersendiri bagi ISIMU Pacitan. Karya tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga merepresentasikan kekayaan alam lokal yang menjadi bagian dari identitas daerah.

Kehadiran taman dan lukisan tersebut menjadi inspirasi bahwa pembangunan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan penguatan akademik dan kelembagaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, dan kontribusi nyata dari orang-orang yang memiliki komitmen terhadap kemajuan institusi.

Momen foto bersama seusai asesmen lapangan pun memiliki makna tersendiri bagi keluarga besar ISIMU Pacitan. Di tengah langkah institusi mengembangkan pendidikan pascasarjana, kebersamaan tim asesor, pimpinan, dan dosen di taman tersebut menjadi bagian dari dokumentasi perjalanan kampus. Latar lukisan yang dikerjakan langsung oleh Ayahanda Drs. H. Ediyanto, M.Pd.I., M.H.I., menambah nilai historis dan emosional pada momen tersebut.

Lebih dari sekadar taman dan karya seni, ruang ini menjadi simbol dedikasi, kreativitas, dan semangat membangun ISIMU Pacitan. Karya yang lahir dari gagasan sekaligus keterlibatan langsung tersebut diharapkan terus menginspirasi sivitas akademika untuk berkontribusi sesuai dengan kemampuan dan bidang masing-masing demi kemajuan institusi.

Momen ini menjadi kenangan berharga dalam perjalanan ISIMU Pacitan. Asesmen lapangan yang menandai ikhtiar pengembangan akademik berpadu dengan dokumentasi karya dan dedikasi yang telah menjadi bagian dari lingkungan kampus. Taman ISIMU Pacitan pun tidak hanya menjadi tempat yang indah, tetapi juga menyimpan cerita tentang kepedulian, kerja nyata, dan semangat bersama dalam membangun masa depan perguruan tinggi.

 

*) Penulis: Winarno

Editor: Tim Kreatif ISIMU Pacitan

Scroll to Top